Sunday, 22 September 2019

Cara Mengatasi efi network 0 for ipv4 boot failed 100% Berhasil

cara mengatasi efi network 0 for ipv4 boot failed - Kasus efi network boot failed ini saya temui di laptop lenovo milik salah satu konsumen saya yang sebelumnya mencoba untuk mengatasi error default boot device missing or boot failed dengan cara mengubah setingan dimenu bios. akibatnya setiap laptop tersebut dihidupkan selalu menampilkan pesan  EFI Netword 0 for IPv4 (xx-xx-xx-xx-xx-xx) boot failed, Dan setelah di klik oke atau di enter muncul lagi peringatan Checking Media lalu muncul lagi pesan EFI Netword 0 for IPv4 (xx-xx-xx-xx-xx-xx) boot failed dan begitu seterusnya hanya tampil pesan error itu saja secara berulang tanpa bisa masuk / booting ke windows. lalu diapun kebingungan dan menanyakan kasus ini pada saya. Laptop saya setelah saya coba atur menu bios kok gak bisa masuk masuk windows ya? cuma menampilkan pesan EFI Netword 0 for IPv4 (xx-xx-xx-xx-xx-xx) boot failed, bagaimana cara mengatasinya? Untuk sobat yang mungkin sedang mendapat kasus yang serupa silahkan langsung saja ikuti langkah - langkah dibawah ini untuk mengatasinya

2 Cara Mengatasinya:

Disini saya akan memberi 2 solusi, jadi apabila solusi yang pertama tidak dapat menyelesaikan permasalahn sobat silahkan coba cara yang ke 2. tapi biasanya dan kemungkinan besar dengan cara yang pertama saja komputer ataupun laptop sobat yang mengalami error akan kembali norma seperti sedia kala hehee

Cara Pertama: FIX EFI Netword 0 for IPv4 (xx-xx-xx-xx-xx-xx) boot failed

Caranya:

  1. Masuk Bios ( Pencet tombol kecil disebelah kiri laptop, sebelah colokan charger atau (Fn+F2 / Esc / Del / F1 / F2 / F11 / F12)
  2. Klik BIOS setup
  3. Tekan tab "Boot"
  4. Disana ada pilihan Boot mode, Ubah ke "Legacy Support"
  5. Setelah itu ada option/pilihan baru yaitu "Boot Priority". Biarkan saja di pilihan "UEFI First" saja.
  6. Setelah itu ke tab "exit" Trus tekan "Exit Saving Changes".
  7. Selesai. dan laptop akan menyala seperti semula


Cara Kedua: FIX EFI Netword 0 for IPv4 (xx-xx-xx-xx-xx-xx) boot failed

Caranya :

  • Lepas AC Adapter laptop anda atau lepas baterai laptop anda.
  • Setelah itu, tekan tombol power dan tahan hingga 15 detik
  • Setelah itu, pasang kembali baterai anda dan nyalakan laptop anda.
  • Saat booting, masuk ke BIOS Setting nya. Berhubung di sini laptop saya Lenovo, saat booting saya menekan F2 atau FN+F2.

an image

  • Saat berada di menu BIOS Setting, ubat boot priority nya menjadi "Legacy" kemudian exit dan save

an image

Biasanya setelah mengikuti langkah diatas laptop ataupun komputer akan dapat booting dengan normal dan masalahpun terselesaikan.

an image

Berikut merupakan perbedaan dari booting UEFI Boot dan Legacy 

booting UEFI Boot dan Legacy sebenarnya adalah proses yang digunakan firmware untuk menemukan target boot. Untuk lebih jelasnya silahkan simak ulasan singkat dibawah ini yang mudah - mudahan dapat dipahami

Legacy Boot adalah proses boot yang digunakan oleh firmware BIOS. Firmware menyimpan daftar perangkat penyimpanan terinstal yang dapat melakukan boot (Floppy Disk Drives, Hard Disk Drives, Drive Disk Optik, Tape Drives, dll.) Dan menyebutkannya dalam urutan prioritas yang dapat dikonfigurasi.

Salah satu prosedur POST telah selesai, firmware memuat sektor pertama dari masing-masing target penyimpanan ke dalam memori dan memindainya untuk Master Boot Record (MBR) yang valid. Jika MBR yang valid ditemukan, firmware melewati eksekusi ke kode boot loader yang terdapat di MBR yang memungkinkan pengguna untuk memilih partisi yang akan di-boot. Jika tidak ditemukan, perangkat akan dilanjutkan ke perangkat berikutnya dalam urutan booting. Jika tidak ada MBR yang ditemukan sama sekali, maka monitor akan menampilkan pesan "Please inserti system disk an press enter"

UEFI (Unified Extensible Firmware Interface) boot adalah proses boot yang digunakan oleh firmware UEFI. Firmware menyimpan daftar volume boot yang valid yang disebut EFI Service Partitions. Selama prosedur POST, firmware UEFI memindai semua perangkat penyimpanan yang dapat melakukan boot yang terhubung ke sistem untuk mendapatkan Tabel Partisi GUID yang valid (GPT).

Tidak seperti MBR, GPT tidak berisi boot loader. Firmware itu sendiri memindai GPT untuk menemukan Partisi Layanan EFI untuk melakukan boot. Jika tidak ada partisi bootable EFI yang ditemukan, firmware dapat kembali menggunakan metode Legacy Boot. Jika booting UEFI dan booting Legacy gagal, yang terkenal "Please insert system disk and press enter" akan ditampilkan di layar.

Bagaimana sobat, sudah cukup jelas kan? Problem Sobat Solved 
sobat pun jadi bisa beraktifitas normal seperti biasanya, oke mungkin sekian dari saya apabila ada masukan berupa kritik dan saran silahkan sampaikan melalui kolom komentar yang sudah saya siapkan di bawah guna melengkapi ataupun menyempurnakan artikel ini. terimakasih dan semoga bermanfaat.

No comments:

Post a Comment